Lantik 32 Kepala Sekolah, Gubernur Sugianto Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak

Featured Posts

Lantik 32 Kepala Sekolah, Gubernur Sugianto Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak


PALANGKA RAYA, JavaNewsPendidikan merupakan salah satu modal penting bagi siswa dalam bertumbuh kembang. Namun, tak hanya pendidikan saja, siswa harus mendapatkan penanaman akhlak yang baik. 

Akhlak dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan siswa dapat bersosialisasi dan tenggang rasa di masyarakat. Tugas guru, menjadi jembatan dalam memberikan penanaman akhlak kepada siswa.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran meminta agar setiap guru dapat memberikan pendidikan akhlak kepada siswa. Akhlak dinilai Sugianto mampu menjadikan siswa menjadi rendah hati. Kemudian, siswa dapat saling menghormati baik lebih muda, sebaya, hingga yang lebih tua.

“Tanpa akhlak, pendidikan setinggi apapun tidak akan berguna. Karena dari akhlak, kita dapat belajar saling menghormati,” kata Sugianto saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pelantikan Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB sederajat se-Kalteng, Rabu (23/10).
Ratusan kepala sekolah se Kalteng dikumpulkan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng. Hal ini dilakulan dalam rangka pelantikan kepala sekolah dan juga pengarahan dari Gubernur untuk meningkatkan mutu pendidikan SMA/SMA/SLB se Kalteng.

"Profesi kepala sekolah atau guru patut mendapat apresiasi. Tugas berat yakni sebagai kepala sekolah," um\nkapnya, 

Dikatakan Sugianto, harus dapat memimpin guru dan siswanya. Selain untuk prestasi, siswa yang ada pun diminta untuk dapat mengaplikasikan penanaman akhlak untuk di masyarakat.

“Jadi tugas kepala sekolah ini berat. Harus pintar memimpin guru dan siswa. Kalau berprestasi ya itu berkat didikan dan arahan guru dan kepala sekolah,” imbuhnya.

Penanaman akhlak tersebut, lanjut Sugianto, adalah modal untuk memberikan contoh bagi penerus-penerus siswa kelak. Sehingga, setiap generasi mampu menghormati generasi sebelum dan sesudahnya. Sugianto berharap hal ini dapat diterapkan usai siswa lulus dan membaur di masyarakat.

“Nantinya akhlak yang dimiliki akan berguna ketika sudah lulus. Insha Allah menjadi manusia yang berguna bagi sesama,” pungkasnya.



loading...

Post a comment

0 Comments