Kurangnya Sosialisasi Pendamping PKH, Warga Desa Bantarjaya Gelap Tentang Peraturan PKH

Featured Posts

Kurangnya Sosialisasi Pendamping PKH, Warga Desa Bantarjaya Gelap Tentang Peraturan PKH


Java-news, Bekasi -Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Namun sangat disayangkan karena kurangnya sosialisasi dari pendamping PKH masyarakat dan aparatur Desa Bantarjaya menilai Program PKH tersebut masih banyak yang tidak tepat sasaran.

Seperti halnya yang dikatakan Aji selaku Ketua RT 002/006 yang tidak pernah dilibatkan untuk Program Keluarga Harapan tersebut, "saya sebagai ketua RT disini ga pernah dilibatkan untuk program tersebut,dan juga dari pendamping PKH blm pernah sosialisasi kelapangan, jadi kalau ada warga yang bertanya tentang PKH saya ga bisa jawab",Ungkapnya.Sabtu ( 15/2/20)

Masih kata Ketua RT, "saya sangat berharap kepada pendamping PKH Desa maupun Kecamatan agar bersosialisasi langsung ke masyarakat agar masyarakat bisa memahami apa itu program PKH, dan untuk keluarga tidak mampu yang belum merasakan manfaat PKH agar bisa di bantu agar mendapatkan PKH", Harapnya.

Ardi, Selaku Pendamping PKH Desa Bantarjaya Saat media Javanews ingin konfirmasi terkait keluhan warga kepada pendamping PKH sulit untuk ditemui dan saat konfirmasi melalui pesan WhatsApp namun nomor WhatsApp langsung di Blok oleh pendamping PKH tersebut.

Selain itu menurut Iyon, Selaku Kordinator PKH tingkat Kabupaten bahwa pendamping PKH Desa harus standby senin sampai jumat di kantor kecamatan," Untuk seluruh pendamping PKH sudah di perintahkan untuk sosialisasi ke masyarakat dan wajib membuat banner disetiap sosialisasinya agar seluruh masyarakat mengetahui apakah itu program PKH",Tegasnya

( Sugianto/ Riki )

Post a comment

0 Comments